Soe Hok Gie II
Menanggapi soal Soe Hok Gie, yang aku liat filmnya.. Hmmm.. aku merasa kurang setuju akan sikapnya. Seperti ketika ia mengkritik tempat dia mengajar. Aku rasa dia memang kurang setuju akan sikap beberapa orang yang mengajar ataupun belajar disana, tetapi tidaklah hal itu perlu diangkat dalam sebuah koran. Sebab aku rasa itu masalah intern dalam suatu universitas. Lebih baik mengkritik yang bersangkutan secara dua mata dan pindah dari tempat dia mengajar jika memang merasa tidak ada kecocokan lagi, daripada terus bertahan tanpa dapat melakukan perubahan yang berarti dan hati terus menerus berontak melihat kenyataan-kenyataan yang ada.
Melihat kehidupan Soe Hok Gie, kita perlu bercermin akan diri sendiri. Kita seringkali tidak puas akan kenyataan-kenyataan yang ada dalam hidup kita. Yach.. dapat dibilang paling banyakkk 50-60% keinginan kita yang terjadi. Tapi, itulah dunia ini.. Dunia yang dipenuhi akan ketidak sempurnaan, memang bagus untuk melakukan kritik sekali-kali, tapi janganlah sampai kebahagiaan kita terengut akan keadaan-keadaan itu. Aku berpikir lebih baik menerima hal-hal yang ada dan mensyukurinya, daripada terus berpikir negatif, mencerca dan meratapinya. Cuma membuat diri kita menjadi sakit saja…
August 2nd, 2005 at 9:40 pm
Bertindak adalah 1000 kali lebih baik,
daripada hanya berdiam diri…
Gie melakukan apa yang terbaik dalam hidupnya,
sedangkan kau tidak terlibat di dalamnya, kau tidak menaruh dirimu pada posisi Gie alami
August 2nd, 2005 at 9:41 pm
Tiap perubahan ke arah lebih baik, itu semua dari dasar hati kita… mau atau tidak kita bertindak untuk merubah tersebut.
Bukan hanya menjadi penonton saja