Timbul Seperti Emas
Ayb 23:10 “Karena Ia tahu jalan hidupku; seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas.”
Kitab Ayub menjadi salah satu kitab favorit saya, terutama ketika
sedang mengalami pergumulan. Ketika membaca kitab Ayub saya menerima
sebuah kekuatan dan merasa tidak sendirian dalam penderitaan. Seperti
yang dicatat oleh Alkitab, setelah melewati semua penderitaan yang
berat itu pada akhirnya Ayub keluar sebagai pemenang. Salah satu kunci
kemenangan Ayub terletak pada kepercayaannya bahwa ujian yang sedang ia
alami akan menghasilkan sebuah kemurnian karakter dalam dirinya,
seperti yang terjadi pada proses pemurnian emas. Emas yang merupakan
logam mulia melambangkan kemuliaan dan kemurnian. Pernyataan bahwa
krisis (penderitaan) membentuk karakter itu memang benar adanya sebab
itu hal itu telah saya alami sendiri. Semua penderitaan dan kesulitan
yang Tuhan ijinkan terjadi dalam hidup kita pada akhirnya akan membawa
kita pada sebuah posisi yang menempatkan kebahagiaan dan rasa aman
hanya pada Tuhan. Tentunya hal ini akan terjadi bila kita berespon
dengan benar terhadap setiap ujian yang datang. Saya percaya bila anda
mengerti kebenaran ini maka akan membantu anda untuk menang dalam
setiap ujian kehidupan ini.
Salah satu tokoh Alkitab lain yang mengalami penderitaan berat adalah
Yusuf. Yusuf sejak masih muda telah mengetahui bahwa ia telah dipilih
oleh Tuhan untuk menjadi pemimpin tetapi ia tidak menyadari bahwa
sebelum diangkat menjadi pemimpin maka ia harus diproses dahulu oleh
Tuhan.
Sejak masih kecil, Yusuf dimanjakan dan diperlakukan secara khusus oleh
Ayahnya sehingga menyebabkan saudara-saudaranya menjadi iri hati. Oleh
karena itu merupakan hal yang sangat berat bagi Yusuf untuk bekerja
sebagai budak sebab ia sudah terbiasa dimanja oleh Ayahnya. Pilihan
Tuhan kepada Yusuf untuk menjadi pemimpin merupakan sebuah anugerah
tetapi Yusuf harus membayar harga untuk menggenapi panggilan tersebut.
Yusuf membayar harga dengan melewati sebuah masa persiapan selama
belasan tahun melalui penderitaan untuk membentuk karakternya.
Merupakan sebuah anugerah bila Tuhan memilih kita untuk melayaniNya
tetapi kita juga harus mengambil bagian untuk membayar harganya. Ada
harga yang harus dibayar bila kita ingin dipakai oleh Tuhan secara luar
biasa untuk mengubah dunia ini.
Pada satu hari ketika sedang diskusi dengan seorang sahabat yang juga
rekan doa, saya berkata sepertinya bila Tuhan ingin memakai seseorang
maka Ia akan mengambil semua sumber yang memberi rasa aman dan berharga
kepada orang tersebut sebelum Ia memakainya agar orang itu belajar
meletakkan rasa aman dan keberhargaannya kepada-Nya. Bila kita
meletakkan rasa aman kita pada pekerjaan maka Ia akan mengijinkan kita
mengalami krisis dalam area tersebut.
Bila kita meletakkan rasa aman pada uang maka Ia akan mengijinkan kita
mengalami krisis keuangan. Bila kita meletakkan rasa aman pada hubungan
dengan orang lain maka Ia akan mengijinkan kita mengalami krisis
hubungan. Tuhan akan mengijinkan rasa sakit yang begitu rupa dalam
bidang dimana kita memerlukan pelepasan. Semua berhala harus
dihancurkan bila kita ingin dipakai oleh Tuhan untuk kemuliaan-Nya.
Ketika Allah
meletakkan sebuah panggilan atau visi dalam kehidupan kita maka
panggilan itu benar-benar bersifat adikodrati. Panggilan tersebut tidak
dapat digenapi dengan kekuatan, sumber atau kesanggupan kita sendiri.
Oleh karena itu Tuhan harus memperbesar dan meregangkan kapasitas kita
melampai batas kenyamanan kita. Bahkan bisa jadi semuanya akan tampak
semakin memburuk sebelum akhirnya membaik tetapi tidak ada yang salah
dengan semua itu sebab itu merupakan proses dari Allah. Akibat begitu
beratnya proses yang harus dilalui, banyak orang yang tidak sabar dalam
menjalani proses tersebut sehingga visi yang mereka kandung gugur
sebelum digenapi.
Proses pembentukkan Kristus dalam diri kita memang melibatkan salib dan
kesakitan. Sesuatu yang baru dan kudus sedang dibangun didalam diri
kita dan kita tidak akan melalui proses tersebut tanpa diperbesar,
diregangkan dan ditekan melampaui batas kemampuan kita. Namun janganlah
putus asa dan menghentikan proses itu sebab ada upah besar yang menanti
di ujung proses tersebut. Tuhan sedang merancangkan sebuah tingkat
kemenangan dan kemuliaan yang baru kepada anda sehingga setelah proses
itu selesai maka anda akan menerima sebuah kasih, kuasa dan sukacita
yang baru.
Percayalah, jika Tuhan menguji anda maka anda akan timbul seperti emas!