Menang karena Memuji Tuhan
Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu telah Kauletakkan dasar kekuatan karena lawan-Mu, untuk membungkamkan musuh dan pendendam.
Mazmur 8:3
Di sepanjang kitab Mazmur, Daud sering berbicara tentang musuh-musuhnya. Hanya sedikit orang yang memiliki musuh sebanyak yang dimiliki Daud. Musuh-musuh itu terus-menerus mengejar, mengepung dan berusaha menghancurkannya. Satu-satunya alasan mengapa Daud selamat melalui semua itu adalah karena ia menemukan cara yang terbaik untuk menghadapi musuh-musuh tersebut.
Ia tidak melawan mereka dengan kekuatan atau kepandaiannya sendiri, melainkan selalu memohon kehadiran dan kuasa Tuhan untuk menghadapi mereka.
Cara utama yang dipakai Daud untuk memohon kehadiran dan kuasa Tuhan adalah melalui puji-pujian. Ini memang merupakan cara yang ditetapkan Tuhan sendiri, karena Daud berkata: ”Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu telah Kauletakkan dasar kekuatan [puji-pujian, dalam versi Alkitab bhs. Inggris kontemporer] … untuk membungkamkan musuh dan pendendam.” Dalam dunia ini tidak ada yang lebih lemah daripada bayi-bayi dan anak-anak yang masih menyusu. Tetapi, puji-pujian yang dinaikkan oleh makhluk-makhluk yang paling lemah sekalipun itu, akan mampu membungkam musuh dan pendendam.
Alkitab menunjukkan bahwa sama seperti Daud kita juga dikelilingi oleh musuh-musuh, meskipun lawan yang memusuhi kita itu terutama adalah makhluk-makhluk roh yang tidak terlihat. Dan yang terutama di antara semua lawan kita itu adalah “musuh dan pendendam”, yaitu Iblis sendiri. Ia adalah penuduh yang
selalu memfitnah kita. Ia selalu menimbulkan dugaan yang keliru mengenai segala perilaku kita, dan tidak segan-segan menuduh kita secara langsung di hadapan takhta Allah.
Bagaimana kita dapat membungkam musuh kita itu? Daud telah menunjukkan caranya: dengan puji-pujian.
Apabila puji-pujian kita naikkan kepada Tuhan, puji-pujian itu akan membungkam suara Iblis dan membuat Iblis menghentikan semua tuduhannya. Dengan demikian kita dapat meneruskan kehidupan kita
tanpa diganggu lagi oleh semua tuduhannya. Dengan puji-pujian itu kita mendatangkan kehadiran dan kuasa Allah yang akan melawan segala kekuatan yang menyerang kita.
Tanggapan Iman:
Ya Tuhan, bersama doa yang kupanjatkan ini aku juga mempersembahkan puji-pujian kepada-Mu, karena aku percaya bahwa dengan doa dan puji-pujianku itu segala perlawanan Iblis dipatahkan.
–Derek Prince