Dan ketika Yesus telah dekat dan melihat kota itu, Ia menangisinya,
kata-Nya: "Wahai, betapa baiknya jika pada hari ini juga engkau
mengerti apa yang perlu untuk damai sejahteramu! Tetapi sekarang hal
itu tersembunyi bagi matamu.." Lukas 19:41-42
Tuhan sedang menunggangi seekor anak keledai menuju kota Yerusalem
ketika DIA mengangkat wajah-NYA dan melihat kota itu. Satu kota yang
besar yang merupakan pusat peribadatan dan pemerintahan; tempat dimana
dulu raja-raja besar seperti Daud dan Salomo menjalankan
pemerintahannya. Tuhan Yesus sangat menyadari bahwa begitu banyak
hamba-NYA yang dibunuh di Yerusalem, tetapi walaupun begitu DIA tetap
mengasihi Yerusalem dan berniat menyelamatkannya.
"Yerusalem, Yerusalem, engkau yang membunuh nabi-nabi dan melempari
dengan batu orang-orang yang diutus kepadamu! Berkali-kali Aku rindu
mengumpulkan anak-anakmu, sama seperti induk ayam mengumpulkan
anak-anaknya di bawah sayapnya, …" Matius 23:37
Tuhan menyadari
kejahatan kota Yerusalem, tapi sungguh heran Tuhan menempatkan diri-NYA
bagaikan seekor induk ayam, yang ingin selalu melindungi anak-anaknya
di bawah kepak sayapnya. Dalam kasih-NYA, Tuhan hampir-hampir tak
memperdulikan dosa dan kejahatan yang dilakukan Yerusalem, DIA tetap
berkeinginan melindungi dan menyelamatkannya! Tapi sayang.., Yerusalem
tak memberi tanggapan yang seperti Tuhan harapkan!
".., tetapi kamu tidak mau." Matius 23:37
Yerusalem menolak NYA, menolak uluran tangan-NYA. Yerusalem tak
menyambut keinginan-NYA untuk mendekap! Mereka menganggap sepi
kasih-NYA yang ingin menggapai! Seperti sakitnya cinta yang bertepuk
sebelah tangan, begitu jugalah sakit yang terasa dalam hati Tuhan! Dan
DIA tak sanggup menahan perasaan-NYA.., DIA menangis!
"Dan ketika Yesus telah dekat dan melihat kota itu, Ia menangisinya,.." Lukas 19:41
DIA datang dengan penuh cinta.., DIA mengharapkan balasan berupa cinta
yang sama.., tapi bukannya cinta yang DIA peroleh.., melainkan
penolakan! Terasa suatu kerapuhan dalam hati Tuhan, DIA terisak, air
mata-NYA menetes, DIA menangis! Tapi Yesus, Tuhan dan Kristus, adalah
Allah yang Maha Adil: DIA tak memaksakan cinta-NYA dan DIA tak memaksa
orang-orang untuk menerima diri-NYA. Pada akhirnya DIA tetap memasuki
kota itu dan berkotbah, serta melakukan banyak perkara mukjizat. Walau
ditolak, Tuhan Yesus tetap mengharapkan damai sejahtera untuk Yerusalem.
Saudara kekasih dalam Kristus, apakah anda penah mengalaminya? Mengalami penolakan?
Mungkin anda pernah mengalami penolakan dari keluarga (OrTu/sesama
saudara). Keluarga seharusnya menjadi satu tempat yang paling nyaman,
tapi jika keluarga menolak kita, seperti di neraka rasanya! Tuhan Yesus
pernah mengalaminya: "Sebab saudara-saudara-Nya sendiripun tidak
percaya kepada-Nya." Yoh 7:5.
Mungkin anda pernah merasakan penolakan dari teman/sahabat? Yesus sudah
mengajari murid-murid banyak hal, DIA sangat mengasihi mereka dan
bahkan menyebut mereka sebagai sahabat-NYA (Yoh 15:14). Hanya karena
DIA memperkatakan kebenaran, mereka menolak dan meninggalkan-NYA. Jika
anda pernah merasakan penolakan dari teman/sahabat, ingatlah Tuhan
Yesus pernah mengalaminya: "Mulai dari waktu itu banyak murid-murid-Nya
mengundurkan diri dan tidak lagi mengikut Dia." Yoh 6:66
Mungkin anda pernah merasa diragukan oleh rekan sepelayanan/seprofesi:
Di dalam penjara Yohanes mendengar tentang pekerjaan Kristus, lalu
menyuruh murid-muridnya bertanya kepada-Nya: "Engkaukah yang akan
datang itu atau haruskah kami menantikan orang lain?" Matius 11:2-3
Yohanes pembaptis di dalam penjara mendengar sepak-terjang-NYA, dan dia
mulai ragu: "Benarkah Yesus itu Tuhan dan Mesias?" Jika anda pernah
diragukan oleh rekan sepelayanan/seprofesi, Tuhan Yesus juga
pernah mengalaminya.
Mungkin anda pernah ditolak oleh lingkungan tempat tinggal? "..Bukankah
Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara Yakobus, Yoses, Yudas dan
Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan ada bersama
kita?" Lalu mereka kecewa dan menolak Dia. Mark 6:3 Lingkungan dimana
Yesus bertumbuh dewasa tak lagi menerima-NYA, DIA diperlakukan bak
orang asing di tempat-NYA sendiri. Tuhan Yesus ditolak di halaman
rumah-NYA sendiri!
Mungkin anda pernah mengalami penolakan oleh hamba Tuhan? Hamba Tuhan
seharusnya menerima semua orang dan tak membeda-bedakan. Alangkah
seramnya jika seorang hamba Tuhan melakukan penolakan ataupun
pembedaan, karena dia akan bertindak bagaikan "tuhan": menolak yang
satu dan menerima yang lain! Dan juga alangkah malang orang yang
ditolak oleh hamba Tuhan, baginya dunia serasa gelap semata-mata! Jika
anda pernah mengalami penolakan oleh hamba Tuhan, ingatlah Tuhan Yesus
pernah mengalaminya: "Tiap-tiap hari Ia mengajar di dalam Bait Allah.
Imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat serta orang-orang terkemuka dari
bangsa Israel berusaha untuk membinasakan Dia,." Lukas 19:47
Mungkin anda pernah mengalami penolakan oleh gereja: dianggap tak cukup
kudus, tak cukup kaya, tak cukup berpendidikan, atau dianggap pendosa
yang tak terampuni? Hemmm.., Tuhan Yesus pernah
mengalaminya..! Bukankah Imam-imam yang adalah penyelenggara kebaktian yang menolak dan ingin membunuh DIA?
Saudaraku, Tuhan Yesus pernah mengalami banyak jenis penolakan (bahkan
sampai hari ini)! DIA ditolak bukan karena melakukan kesalahan, tapi
karena menyampaikan dan melakukan kebenaran Firman. Tuhan tidak
terpuruk oleh penolakan-penolakan itu. DIA tak berusaha "mengambil
hati" para penolak-NYA, dan juga DIA tak memaksa agar orang-orang
menerima-NYA. Tapi Tuhan Yesus memilih untuk tetap setia melakukan apa
yang menjadi bagian-NYA: "Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah
mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin;
dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada
orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk
membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat
Tuhan telah datang." Lukas 4:18-19
Begitu
juga halnya dengan kita! Sepanjang bukan karena dosa, kita tak boleh
terpuruk dan terpojok oleh penolakan-penolakan yang kita alami.
Ingatlah bahwa Tuhan kita, Yesus Kristus, pernah mengalamai hal yang
sama! Kita memang tak bisa memaksakan agar setiap orang menerima kita,
tetapi kita mampu melakukan perkara baik yang seturut Firman Tuhan
sehingga nama Tuhan dipermuliakan dalam kita: "Demikianlah hendaknya
terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu
yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga." Matius 5:16
Penolakan yang terjadi atas diri kita, tidak dapat diatasi dengan cara berkompromi dengan "si
penolak". Penolakan yang terjadi atas diri kita, juga tak dapat diatasi dengan melakukan hal-hal yang
menyenangkan hati "si penolak". Sama seperti Kristus, penolakan yang
terjadi atas diri kita hanya dapat diatasi dengan tetap teguh berdiri
pada kebenaran Firman Tuhan dan melakukannya dengan setia! Kita tak
dapat memaksa seseorang untuk menerima dan tidak menolak diri kita,
tetapi kita dapat melakukan banyak perkara yang baik, yang akan
menyentuh hatinya dan membuatnya melihat Tuhan di dalam kita!
Haleluya, Tuhan Yesus memberkati.
Putra Hulu