Kehidupan Kita
"Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!" Mat. 7:21-23
Membaca perikop ini apa yang kita pikirkan ? Banyak orang-orang di akhir zaman ini yang pada akhirnya dia tidak masuk ke dalam kerajaan surga. Mengapa hal ini bisa terjadi ? Sebab dalam diri orang ini tidak melakukan kehendak Allah. Mereka memang mendapatkan banyak karunia dari Tuhan, tetapi hidup mereka menjauh dari Tuhan. Mereka tetap rajin ke gereja bahkan pelayanan, tapi hidup mereka tidaklah beda dengan orang-orang dunia yang berlumuran dengan dosa. Mereka berbohong, menipu, bersaksi dusta atas sesamanya dan lain hal, bahkan kadang mengutip ayat berikut ini dan terus menerus berbuat dosa.
"Namun Aku Allah yang menghapus dosamu, Aku mengampuni engkau karena begitulah sifat-Ku; Aku tidak mengingat-ingat dosamu." Yesaya 43:25
Ingatlah bahwa ayat berikut ini juga terjadi dalam hidup mereka.
"Tuhan tidak membiarkan diriNya dipermainkan. Karena apa yang di tabur orang, itu juga yang akan dituainya" Mat. 7:21-23
Bertobat adalah ketika kita berbalik dari jalan kita yang salah. Yesaya 43:25 itu berlaku, tapi kalo kita membiarkan hidup kita terus menerus dikuasai olehnya (pertobatan semu) Matius 7:21-23 akan berlaku dalam hidup kita.