Archive for April, 2008


Apakah Saya Menikahi Orang yang Salah

Apakah Saya Menikahi Orang yang Salah?

Statistik angka perceraian akhir-akhir ini membuktikan bahwa kebanyakan orang sepertinya mudah sekali untuk menyerah dengan pernikahan mereka. Dan yang memprihatinkan, jumlah perceraian pasangan Kristen tidak lebih rendah daripada yang lainnya. Mengapa begitu banyak pernikahan gagal? Menurut pendapat pengarang buku Mark Gungor, masalah itu berakar dari harapan-harapan masing-masing pasangan tentang seperti apa sebuah pernikahan itu seharusnya.

Gungor adalah seorang pastor dan pembicara terkenal. Seminar-seminarnya tentang hidup pernikahan dihadiri oleh ribuan orang setiap tahunnya. Setelah selama 30 tahun melayani banyak pasangan, Gungor mengatakan masalah utama yang dia lihat banyak terjadi dalam pernikahan adalah bahwa pasangan tidak mengerti bagaimana cara suatu hubungan itu bekerja. "Banyak orang berpikir bahwa jika suatu pernikahan itu memang sudah seharusnya terjadi, maka itu akan terjadi begitu saja," kata Gungor. Dia membandingkannya dengan Amsal 14:4 yang mengatakan, "Kalau tidak ada lembu, juga tidak ada gandum, tetapi dengan kekuatan sapi banyaklah hasil." Sama seperti lembu atau sapi, pernikahan adalah hal yang bagus dan produktif," katanya. "Tapi jika Anda mempunyai sapi, maka anda juga akan mempunyai kotoran sapi. Tidak ada pernikahan yang bebas dari "kotoran". Masalahnya, banyak orang yang tidak mengira akan menemukan "kotoran" dalam pernikahan mereka. Dan ketika mereka menemukan "kotoran" atau masalah atau perbedaan yang menimbulkan gesekan itu, mereka melihatnya sebagai tanda bahwa mereka telah menikahi orang yang salah."

Berlawanan dengan apa yang banyak dipercayai orang, kesuksesan sebuah pernikahan hanya sedikit sekali hubungannya dengan menikahi orang yang tepat. "Sebenarnya, pernikahan yang sukses bukanlah hasil dari menikahi orang yang "tepat", merasakan emosi-emosi yang "tepat", memikirkan pemikiran yang "tepat", atau bahkan mendoakan doa yang "tepat"," tulis Gungor dalam bukunya. "Tapi itu tentang melakukan hal-hal yang benar, hal-hal yang tepat, titik."

Keyakinan Gungor bahwa tidak ada istilah "soulmate", dan bahwa Tuhan tidak menciptakan 1 orang hanya untuk Anda mungkin kurang populer di kalangan orang Kristen yang dibesarkan dengan kepercayaan bahwa pernikahan yang baik adalah tentang menemukan seorang pasangan yang telah Tuhan ciptakan untuk mereka. "Adalah hal yang mengejutkan bagi banyak orang, alkitab tidak pernah memberitahukan kita untuk menemukan seseorang yang telah dipilih Tuhan. Tapi memberitahukan kita bagaimana untuk hidup dengan seseorang yang telah kita pilih," kata Gungor. "Mengapa Tuhan tidak mempunyai hanya 1 orang untuk anda? Karena Dia tahu bahwa prinsip-prinsipNya tentang cinta, penerimaan, kesabaran, dan pengampunan benar-benar bekerja, bekerja dalam segala waktu, dan segala keadaan, tidak perduli dengan siapa Anda menikah."

Masalahnya adalah bahwa ketika pasangan suami istri mengalami kesulitan-kesulitan atau banyak konflik dalam hubungan mereka, mereka menyimpulkan bahwa mereka telah membuat kesalahan dan bahwa mereka memang tidak seharusnya bersama. "Lalu ada suara yang berteriak dalam pikiran mereka, jika yang terjadi adalah hal-hal buruk, kamu menikahi orang yang salah", atau "Seharusnya hubungan ini tidak sesulit seperti sekarang", atau "Kamu telah melakukan kesalahan", atau "Tuhan tidak mau kamu merasa tidak dicintai". Dan sebagai hasilnya, pasangan melompat keluar dari pernikahan mereka. Pasangan suami istri, terutama pasangan Kristen, seharusnya tidak menerima kepercayaan yang salah ini. Pernikahan Kristen tidak seharusnya mempunyai pemikiran "bagaimana caranya aku bisa keluar dari sini," tulis Gungor. "Kita tidak seharusnya keluar dari atau membuang begitu saja hubungan yang mengalami kesulitan seperti semacam popok sekali pakai."

Melalui seminar-seminar yang dia adakan dan buku terbarunya, Gungor ingin mendidik para pasangan tentang usaha yang dibutuhkan untuk membangun pernikahan yang sukses. Dia percaya bahwa ada aturan-aturan pernikahan yang harus diikuti oleh pasangan untuk memiliki pernikahan yang sehat. "Sama seperti adanya hukum fisika yang mempengaruhi semua orang entah siapa mereka atau apa yang mereka percayai, maka juga ada hukum dalam fisika pernikahan. Sayangnya, orang-orang tetap saja terus melanggar aturan-aturan itu dan hanya terpaku pada fakta bahwa pernikahan mereka mengalami masalah." Gungor mengatakan, "Jika pernikahan Anda bermasalah, itu berarti seseorang telah melanggar hukum fisika pernikahan. Sayangnya, kebanyakan orang tidak sadar akan adanya aturan-aturan ini…"

alam bukunya, Gungor menjelaskan bahwa aturan-aturan ini termasuk diskusi tentang bagaimana pria dan wanita berpikir secara berbeda, berkomunikasi secara berbeda, dan menginginkan hal yang berbeda dari suatu hubungan. Diskusi terbukanya tentang seks, uang, harapan-harapan, dan konflik juga menolong pembaca untuk mengidentifikasi apa kesalahan mereka di area-area tersebut dan menemukan solusinya. Gungor juga menambahkan, bahwa kunci lain untuk memulihkan sebuah pernikahan yang gagal adalah pasangan harus belajar mengerti sifat dasar dan tujuan dari pernikahan. Daripada melihat pernikahan sebagai jalan untuk mendapatkan apa yang mereka butuhkan, pasangan seharusnya melihat pernikahan sebagai lapangan latihan untuk membantu mereka menjadi lebih seperti Yesus.

"Tuhan ingin membunuh Anda, bukan secara fisik, tapi ke-egois-an Anda," tulis Gungor dalam bukunya. Yesus mengajarkan bahwa kalau kita tidak mematikan keegoisan atau kedagingan kita, kita tidak akan pernah bisa mengalami dan menerima semua berkat yang Tuhan ingin berikan pada kita. Jika ada institusi yang didesain untuk membunuh keegoisan dan kedagingan anda, itulah pernikahan. Kenyataannya, hampir mustahil untuk sukses dalam pernikahan jika Anda tidak mau belajar untuk membiarkan bagian diri Anda yang egois untuk mati. Nasehat Gungor patut dipertimbangkan bukan hanya oleh pasangan yang sudah menikah tapi oleh siapapun yang merencanakan pernikahan di masa depan.

Pada akhirnya, apapun masalah yang dihadapi pasangan dalam pernikahan, dengan pimpinan Tuhan dan keinginan serta usaha untuk membuat pernikahan pulih dan berhasil, maka membangun pernikahan yang sukses dan bahagia adalah hal yang sangat mungkin.

 

Cara Berkata “Tidak” Pada Atasan

Terkadang, sulit mengatakan ‘tidak’ pada atasan yang menuntut tugas dikerjakan secara berlebihan. Simak tips untuk menolak tanpa khawatir ditegur atau dipecat:

1. Cari waktu dan tempat yang tepat untuk mengatakannya pada atasan. Jangan pernah berdebat dengannya atau menanyakan tugas yang akan Anda tolak di depan orang lain. Hal ini akan membuatnya terhindar dari rasa malu.

2. Bersikap tenang, taktis dan siap dengan jawaban mengapa Anda tidak bisa melakukan tugas yang diminta saat ini. Dengan volume suara yang normal, jelaskan pula bahwa tanpa mengurangi rasa hormat pada atasan dan wewenangnya, Anda tidak bisa melakukan tugas itu.

3. Beri atasan kesempatan untuk merespon dan melepaskan kemarahannya. Anda akan tahu mengapa Anda yang dipilih untuk mengerjakan tugas itu, motivasi yang diberikan pada Anda, atau politik internal yang berkaitan dengan tugas tersebut.

4. Tawarkan solusi alternatif agar tugas tetap bisa terselesaikan, misalnya dengan mendelegasikan tugas ini pada orang lain atau tim, atau bekerja sama dengannya untuk menyelesaikan tugas tersebut agar dia tidak perlu "mengembalikan" tugas itu pada atasannya.

5. Jelaskan kesulitan Anda sampai perlu menolak tugas, dan mintalah penangguhan. Bila atasan tetap memaksa, Anda dapat melakukannya di bawah sikap protes, atau tetap menolak. Catat setiap situasi, kebiasaan atau tindakan apa pun yang melawan Anda sebagai referensi kelak.

6. Bila Anda menolak karena beban kerja memang sudah berlebih, bersikaplah hati-hati dan amati mengapa alasan atasan tidak logis. Bila dia mengancam akan melakukan sesuatu untuk melawan Anda, minta bantuan HRD untuk menyelesaikan masalah ini.

7. Jauhkan emosi dari pikiran dan suara Anda. Jangan menyudutkannya, berilah ia kesempatan untuk memperbaiki situasi.

Menjemur Pasta

Jakarta - Ya, ini persis seperti jemuran baju. Lembaran pasta yang sudah dipotong, digantung di rak dan ditaruh di dekat kompor. Tujuan supaya mudah diambil dan direbus saat akan dimasak. Seni ‘menjemur’ pasta ini merupakan tradisi Italia yang sudah berumur ratusan tahun.

Membuat pasta sendiri ternyata tidak rumit, mirip membuat mi sendiri. Adonannya teridiri dari tepung terigu dan telur ayam. Takaran yang saya dapat dari seorang chef (tiap 220 g tepung terigu dipakai 2 butir telur ayam). Setelah diaduk rata tinggal digiling dengan gilingan mi dan dipotong sesuai selera. Paling sering dan mudah memang yang dipotong seperti mi. Jadilah pasra tagliatelle atau fettucine.

Pastacontent Meniru-niru orang Italia, setelah dipotong, pasta digantung di atas tiang besi atau kayu (bisa pakai besi jemuran baju yang bersih atau tongkat kayu yang ditaruh melintang). Maksudnya diangin-anginkan. Biasanya cara ini untuk menyimpan pasta segar sementara, tidak dengan tujuan mengeringkan. Setelah diangin-anginkan beberapa jam, pasta agak kering dan tinggal dimasak dalam air mendidih.

Rasanya memang agak beda, pasta lebih kenyal segar dan lembut rasanya. Yang belum saya coba, mengeringkan pasta dengan cara dibuat lingkaran mirip konde, supaya gampang disimpan. Karena belum sampai dikeringkan pasta sudah keburu habis dimakan! (dev/Odi)

Persembahanku untuk wanita

Pagi ini, 18 Agustus 2007 aku menerima sms dari seorang teman baikku. Seorang wanita. Sms tersebut menyebutkan bahwa dia menyukai seorang pria yang wajahnya cukup di kenal di televisi belakangan ini. Kebetulan aku cukup kenal dengan presenter muda berbakat itu dan kami sesekali sms-an saling menanyakan kabar masing-masing. Kepada temanku itu aku berkata, "Sangat manusiawi hehehe… Tetapi dia sudah punya kekasih. Kalaupun belum kamu mesti bersaing dengan ratusan wanita yang mungkin memiliki rasa yang sama. Coba aja.."

Sejujurnya, aku sudah sering mendengar teman-teman wanitaku sharing dia
menyukai pria ini, pria itu dan …entah siapa lagi selanjutnya. Bahkan aku pernah membaca blog seorang wanita yang aku kenal baik, di dalamnya ia menulis bagaimana ia suka dengan seorang pria dan sangat berharap dapat menjadi kekasihnya. Ia merindukan sang arjuna yang belum tentu tahu apa yang ia rasakan. Bagai pungguk merindukan bulan. Kasihan…

Di usiaku yang sudah menginjak 28 tahun, tentunya aku memiliki banyak teman, pria dan wanita yang sebaya denganku. Kalaupun di bawah atau di atas, usianya tidak jauh-jauh dari angka tersebut. Aku coba untuk merenung, kenapa beberapa-bahkan mungkin banyak-teman wanitaku atau lebih tepatnya para wanita belum menemukan seorang pria yang bakal menjadi pasangan hidupnya. Padahal setahuku, bagaimanapun minus-nya seorang wanita (kalau ia menganggap dirinya demikian), paling tidak pernah satu kali "ditembak" pria, dengan kalimat ini, "Aku menyukaimu"
atau "Bersediakah engkau menjalani hubungan yang lebih serius denganku?".
Kenapa aku bisa begitu yakin? Mari aku ceritakan:

Selama 5 tahun lebih aku bekerja di sebuah rumah produksi yang menayangkan acara Solusi di salah satu stasiun televisi swasta itu, banyak kisah nyata mirip cinderella yang aku temukan. Ini benar-benar nyata! So real!!
Bukan sinetron, bukan film. Sebut saja Maria Beatrix, gadis yang pernah dijuluki
"si buruk rupa" dengan bentuk tangan dan kaki yang sama sekali tidak sempurna, menggunakan kursi roda, namun menemukan "pangeran" yang baik hati berdarah Inggris. Pria ini begitu setia mendampinginya bahkan berhasil mengajarinya berenang. Hari ini mungkin mereka sudah menikah.

Ada juga Indrawati, manusia terpendek Indonesia yang pernah masuk MURI karena bisa melahirkan dengan normal. Kalau melihat bentuk fisiknya, sangat tidak sempurna, namun menemukan seorang suami dari kalangan terhormat dan sangat mencintainya dengan sepenuh hati. Di Bandung, kami juga memiliki narasumber si pelukis Patricia Saerang, seorang yang melukis dengan kakinya atau mulutnya karena tidak memiliki tangan. Namun menemukan pria berdarah Eropa yang sangat mencintainya. Hari ini mereka sudah menikah dan hidup bahagia. Jadi, kalau mau banding-bandingan dengan wanita-wanita yang aku sebutkan diatas, bagaimana mungkin kalau teman-teman wanita ku itu belum bisa menemukan "sang pangeran cinta"? Bulsyetttttt!!!! Kalau mau banding-bandingan, teman-teman wanitaku itu tergolong wanita yang cantik, dengan fisik yang nyaris sempurna dan memiliki pekerjaan yang bagus.

Setelah aku analisa, inilah inti permasalahannya:

Ternyata banyak wanita tidak tahu kuncinya. Untuk membuka baut ukuran 12,
kita harus menggunakan kunci ring atau kunci pas dengan ukuran yang sama,
12. Sebut saja hal apa lagi yang lain sebagai perumpamaan. Dari zaman Adam
dan Hawa sampai sekarang, wanita memang didesain untuk tidak memulai terlebih dahulu dalam hal cinta. Ekstrimnya, wanita dilarang jatuh cinta terlebih dahulu dan mengejar-ngejar pria. Karena wanita memang tidak di desain untuk itu. Perihal ada budaya di daerah tertentu dimana pria di lamar oleh wanita, aku sangat tidak berminat membahasnya. Dan sampai hari aku masih menganggapnya sebuah keanehan. Aneh!!!! Namun aku menghormatinya.

Aku suka kata-kata ini: Cowok menang milih, cewek menang nolak!!!

Kedengarannya win-win solution. Ya… bisa begitu. Cowok memang bisa memilih wanita mana saja yang dia suka. Cowok bisa saja jatuh cinta dengan wanita mana saja yang hatinya memang "jatuh". Toh, sampai hari ini jumlah cewek di dunia ini jauhhhhhhhhhhhhhhh lebih banyak dari cowok. Di Batam, para wanita bahkan sering bertengkar memperebutkan pria, karena komposisi antara wanita dan pria di kota ini memang sangat tidak seimbang. Jumlah wanitanya jauhhhhhhhhhhhhhhhh lebih banyak dari pria.

Cowok kalau nembak cewek ditolak, respon selanjutnya ada dua,

pertama: mencoba lagi untuk kedua, ketiga, keempat, atau kesekian kalinya atau
kedua : tidak melanjutkan dan berkelana mencari yang lain lagi. Toh, jumlah wanita jauhhhhhhhhhhhh lebih banyak dari pria. Dan harga diri seorang pria tidak akan turun dan tercabik-cabik hanya karena cintanya ditolak. Karena pria seorang pejuang sejati, dia pasti akan mencoba dan mencoba lagi. Sampai dapat! "Emang cewek elo doang??" . Pikiran seperti itu ada kadang di sana.

Tetapi kalau wanita begitu agresif terhadap pria, lalu kemudian ditolak hehhee… Jawab sendiri kata yang tepat untuk itu.

Pria dan wanita sama-sama didesain untuk menjadi pemenang. Menang!
Cowok menang milih, cewek menang nolak. Masalahnya sekarang banyak wanita
yang mencoba untuk merubahnya menjadi: Cewek menang milih. Jadi kalau cewek
menang milih…maka berarti cowok menang nolak!

Bagi para cowok, kalau ditolak adalah hal yang biasa. Memang sedih untuk sesaat. Tapi tidak untuk meratapinya. Lagipula cowok didesain lebih banyak "bermain" pikiran, daripada perasaan. Masalahnya, apakah para cewek siap kalau ditolak cowok setelah "menang" milih cowok yang mana aja???

Untuk menjawab pertanyaan ini, aku mau membagikan hal ini kepada para wanita, khususnya.

Paling tidak ada dua wanita yang paling dekat denganku, yang aku ketahui sangat bahagia. Pertama adalah ibuku sendiri. Ya, mama. Ibuku melepaskan masa gadisnya ketika usianya 23 tahun, dilamar ayahku, seorang pria tampan berumur 32 tahun engan tubuh proposional. Ketika pertama kali bertemu ibuku, ayahku benar-benar jatuh cinta kepadanya. Padahal saat itu, seorang wanita sedang tergila-gila kepadanya dan menjadi begitu agresif. Ia ingin memiliki ayahku. Tetapi sebenarnya pria tidak bisa berdusta, dan jarang berpura-pura. Ayahku tidak mencintainya. Namun wanita itu memaksanya. Ayahku pria sejati yang harus selalu memulai dan tidak bisa didahului seperti itu. Kepada ibukulah, ayahku jatuh cinta. Mereka menikah pada
tahun 1978. Ayahku berkali-kali jatuh cinta dengan wanita yang sama, yaitu ibuku.
Usia pernikahan mereka sudah 29 tahun dan perkawinan mereka bertambah kuat dari hari ke hari. Aku pikir, ibuku adalah wanita yang paling bahagia di bumi ini karena dia tahu kuncinya. Dia dicintai dan diperlakukan bak ratu.

Kemudian yang kedua, saudaraku satu-satunya. Adik perempuanku yang manis itu. Di usianya yang 26 tahun seorang pria yang sangat mencintainya dan telah setia menunggunya selama 6 tahun, menyatakan keinginannya untuk menghabiskan waktunya nanti bersamanya. Meskipun enam tahun yang lalu, adikku tidak meresponinya, namun akhirnya ia luluh juga. Kali ini adikku tahu kuncinya: bahwa wanita didesain untuk DICINTAI dan bukan memulai untuk mencintai. Sebelumnya, aku tahu adikku berharap dapat menjalani hubungan dengan seorang pria gagah dari angkatan laut. Namun pria itu ternyata tidak sepenuh hati mencintainya. Ia sadar, bahwa ia harus melupakan pria itu dan memberi kesempatan untuk yang lain. Hari ini adikku, diperlakukan bak ratu oleh kekasihnya. Begitu dicintai, dilindungi, diperhatikan dan hubungan mereka semakin menunjukkan kualitas yang semakin baik, hari ke hari.

Aku pikir, adikku wanita yang paling bahagia saat ini. Karena seorang pria datang kepadanya dan mencintainya dengan sepenuh hati dan sepenuh jiwa.

Sebaliknya, aku menemukan ada wanita yang memulai terlebih dahulu, begitu agresif dan sangat mencintai seorang pria dan akhirnya memang mendapatkannya dan bahkan menikah dengannya. Namun sayang, sesungguhnya dia tidak pernah mendapatkan cinta dari suaminya. Karena suaminya punya cinta yang lain. Dan wanita itu harus membayar harganya. Sangat mahal. Ia harus berkorban selama perkawinannya berlangsung. Ia harus berkorban materi yang terus-menerus dan yang paling menyedihkan selalu korban perasaan. Padahal bukankah seharusnya suaminya yang memenuhi kebutuhan materinya? Muka mereka menjadi begitu kusut dan tubuh mereka menjadi begitu kering. Karena tidak ‘disirami’ cinta suaminya. Karena sekali lagi, suaminya punya cinta yang lain.

Para wanita, daripada engkau mencintai pria yang tidak mencintaimu, atau
hanya sekedar berpura-pura mencintaimu, mengapa engkau tidak belajar mencintai pria yang sangat mencintaimu dan memperlakukanmu dengan begitu berharga? Mungkin awalnya engkau tidak begitu menyukainya. Namun jika mengingat bahwa ia begitu mencintaimu, mengapa wanita tidak mencoba untuk BELAJAR mencintainya dan memberinya kesempatan.

Percayalah bahwa dalam kamus pria tidak ada istilah BELAJAR mencintai. Mau wanita yang ditujunya seperti apa, mau gemuk, mau pendek, mau rada tulalit atau sebut saja kekurangan lainnya, percayalah bahwa pria adalah makhluk yang jatuh cinta, bukan belajar untuk mencintai. Tetapi, wanita bisa BELAJAR mencintai. Tatkala melihat kegigihan seorang pria yang tidak pernah berhenti menakhlukkan hatinya, tatkala melihat pengorbanan, perhatian dan kasih sayang yang diberikan, aku mendengar banyak kesaksian akhirnya wanita menyerah.

Berdasarkan apa yang aku lihat, bahkan aku mengadakan riset untuk hal ini, wanita yang bijak adalah wanita yang jatuh cinta dengan pria yang terlebih dahulu jatuh cinta kepadanya. Bukan jatuh cinta dengan pria yang pura-pura jatuh cintanya kepadanya.

Bagi pria, Anda dilarang untuk berpura-pura jatuh cinta. Karena setelah engkau menjalaninya, lama-lama pura-pura itu akan hilang dan engkau pasti akan berkelana mencari cinta yang lain. Bukan yang pura-pura. Karena bagaimanapun engkau tidak bisa membohongi dirimu sendiri.

Kalau aku mencoba untuk pura-pura mencintai wanita yang pernah sangat mencintaiku, mungkin hari ini aku sudah memiliki anak dengannya dan sudah
menjadi orang kaya secara materi. Tetapi aku pasti membuatnya menderita karena kepura-puraan itu. Aku akan berkelana mencari cinta yang lain. Dan itu sangat menyakitkan. Karena hubungan itu sudah sampai kepada pernikahan, mau tidak mau kita harus tetap meneruskannya, kalau tidak mau anak-anak yang menjadi korban perceraian. Namun harganya terlalu mahal untuk dibayar.

Para pria tidak dibenarkan untuk menjadi begitu brengsek dan memanfaatkan wanita yang jatuh cinta kepadanya, sementara itu sendiri punya cinta yang lain.

Para pria tidak dibenarkan menjadi begitu bejat untuk memanfaatkan uang, fasilitas dan materi yang diberikan oleh wanita yang mencintainya, dengan harapan bisa mendapatkan cinta sang pria. Itu pria yang licik dan pengecut.

Untuk para wanita, mungkin kalian gelisah di usia yang hampir menginjak kepala tiga belum menemukan pasangan sejati. Mungkin ia sudah datang, tetapi Anda menolaknya. Karena memang anda didesain untuk "menang nolak". Tetapi mungkin saja anda lupa kuncinya. Kuncinya adalah anda sebaiknya jangan memulai terlebih dahulu dan kalau sulit menjangkaunya, anda menjadi begitu agresif. Anda harus tahu kuncinya bahwa anda didesain untuk dicintai dan diperlakukan bak ratu. Bukan menjadi seorang yang mengejar-ngejar pria.

Berulang kali kukatakan kepada teman-teman wanitaku. "Kalau ada seorang pria yang datang kepada kalian dan menyatakan cintanya, berpikirlah dua kali untuk menolaknya." Jangan sampai anda menyesal di kemudian hari.

Aku tidak menyarankan kalian untuk terburu-buru menjawab, "Ya". Aku hanya
mengatakan, "Berpikir dua kali terlebih dahulu untuk menolaknya." Siapa tahu, ini cinta sejatimu?

Wanita, anda begitu berharga. Ciptaan terindah. Anda ditentukan untuk begitu dicintai, dikagumi, dilindungi, dikasihi, diperhatikan, diayomi dan aku tidak tahu harus menyebutnya apa lagi… Kalian ditentukan untuk diperlakukan bak ratu setiap hari.

Karena manusia ditentukan untuk hidup berpasang-pasangan, hai para wanita, bersiap-siaplah seorang pangeran cinta datang kepadamu, menyatakan betapa ia ingin menghabiskan waktunya bersamamu, dan memberikan seluruh cintanya kepadamu. Namun, ketika pangeran cinta itu datang, apakah engkau akan langsung menolaknya? atau "berpikirlah dua kali untuk berkata ‘tidak’", karena siapa tahu ini orang yang akan memperlakukanmu bak ratu.

Tidak peduli bentuk fisikmu, tidak peduli tingkat pendidikanmu bahkan tidak peduli masa lalumu. Ia akan datang dengan kata-kata ini, "Aku mencintaimu walaupun….."

Tulisan ini aku dedikasikan untuk para wanita - Ciptaan Terindah -
By Kendrick Sumolang

Aku ada rahasia Mix Mana ku tahu

Aku Ada Rahasia

Maafkan aku bila
Aku ada rahasia
Bukan denganmu
Maafkan aku bila
Aku ada rahasia
Mungkin dengannya

Siapa bilang, jadi setia
Pastilah tahan, kalau digoda
Siapa bilang, jadi setia
Oh terkadang, aku tak bisa

Terlalu mudah,tuk bilang cinta
Perasaan yang kau..harap..sama
Tapi ternyata,indahnya cinta
Aku tak merasa

Chorus

Terlalu mudah,tuk bilang cinta
Perasaan yang kau..harap..sama
Tapi ternyata,indahnya cinta
Aku tak merasa

Mana Kutahu - Ari Lasso 

Ku tak pernah ingin
menyakiti hati siapapun
kau yang memberiku
cinta itu dan ku bahagia

Reff:
Aku tak tahu
kau sudah punya kekasih
Mana ku tahu
kau yang tak jujur padaku

Ku tak akan pernah
merebutmu dari dirinya
Walau ku masih cinta
Ku masih mau menunggu putusmu

Back to reff:

Selesaikan saja dulu
cintamu dan dirinya
Lalu kau datang kepadaku
Ku menunggu

uuuuuu 2x

back to reff: 2x

Aku tak tahu
Mana ku tahu

oooooo

Aku tak tahu
oooooooo
Mana ku tahu
oooooooo

Hotspot Gratis di Seluruh Nusantara

Jakarta - Pemerintah siap menggenjot penetrasi internet broadband di Indonesia dengan upaya menggelar program hotspot gratis di seluruh nusantara.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Mohammad Nuh, menjelaskan hal itu sebagai salah satu upaya meningkatkan pendapatan per kapita negara.

"Bulan depan kami akan memulai program hotspot gratis ini dengan menggandeng sejumlah penyedia layanan internet," ujarnya di sela acara Indonesia Broadband Summit, di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (1/4/2008).

Nuh tidak mengungkap secara rinci penyedia layanan internet yang dimaksud. "Telkom salah satunya," ujarnya singkat.

Menurut dia, dengan tingginya penetrasi internet akan menimbulkan multiplier effect terhadap industri, khususnya di sektor riil. Namun, lanjutnya, efek domino terhadap growth domestic product (GDP) negara akan sangat tergantung pada konten dan aplikasi.

"Jadi, selama konten dan aplikasi belum tumbuh dengan baik, saya kira efeknya kecil," Nuh berpendapat. "Karena itu harus paralel. Dengan mendorong internet broadband, industri aplikasi harus didorong juga," ia menambahkan.

Oleh sebab itu, kata Nuh, pemerintah akan mendorong melalui pemberian insentif bagi industri lokal. "Misalnya, dengan mempermudah akses ke permodalan dan membantu dalam bentuk promosi."

Sementara, Presiden Direktur Nokia Siemens Network, Arjun Trivedi, mengaku sangat setuju dengan pendapat yang dikemukakan menteri.

Dari studi global yang dirangkumnya, didapat rujukan bahwa penetrasi telekomunikasi dan internet broadband dapat membantu pertumbuhan ekonomi suatu negara.

Arjun menuturkan, 10% pertumbuhan telekomunikasi seluler mobile akan berdampak pada pertumbuhan GDP negara sebesar 0,6%.  "Apalagi dengan ditunjang pertumbuhan internet broadband, misalnya 10% juga, akan meningkatkan pertumbuhan GDP tersebut hingga 6,25 kali lagi," pungkasnya.  ( rou / wsh )

E-mail akan Dimuseumkan

Australia - Tak perlu menjadi benda antik untuk masuk dalam koleksi museum. E-mail yang merupakan salah satu kecanggihan teknologi masa kini pun ternyata bisa dimuseumkan.

Tak percaya? Hal ini terjadi di negeri yang masih termasuk tetangga Indonesia, Australia. Museum PowerHouse yang ada di negeri kanguru inilah yang mencetuskan ide memuseumkan e-mail. Bagi penduduk Australia yang berminat, dapat menyumbang e-mail mereka untuk diarsipkan di museum tersebut sehingga tak lekang oleh waktu dan bisa diakses anak cucu. Menurut kurator museum PowerHouse, Matthew Connel, e-mail suatu saat nanti bisa jadi referensi bagi sejarawan masa depan.

Hal ini mirip dengan keadaan sekarang di mana sejarawan meneliti kertas surat masa lampau untuk menerka sejarah. Akan tetapi, kini sebagian orang telah memakai e-mail sebagai pengganti surat biasa. Connel menilai, penyimpanan e-mail tidak panjang umur seperti halnya kertas surat. Pasalnya, email sering dihapus begitu saja oleh pemiliknya. Karena itulah, seperti dikutip detikINET dari smh.com, Rabu (2/4/2008), langkah untuk memuseumkan e-mail dipandang perlu. Lewat inisiatif memuseumkan email ini, penduduk bisa mendaftarkan e-mail pilihan mereka di situs www.emailaustralia.com.au untuk diarsipkan.

E-mail terbaik dari bermacam kategori nantinya akan ditampilkan di situs dan diabadikan di Museum PowerHouse sebagai arsip untuk masa depan. Sebelumnya, ide memuseumkan e-mail semacam ini juga pernah dicetuskan di Inggris.