Merencanakan Kemajuan Karier
Salah
satu tujuan orang berkarier adalah mencapai prestasi puncak di
bidangnya. Ini tentu diperoleh melalui proses yang terkadang tak begitu
mudah. Apalagi, persaingan di dunia karier saat ini sangat ketat,
sehingga tidak semua karyawan memiliki kesempatan yang sama. Semakin
besar organisasi atau perusahaan, semakin besar pula persaingan di
antara para karyawannya.
Promosi
kenaikan jabatan atau mutasi merupakan alternatif memajukan karier.
Semua orang tentu menginginkan kariernya berkembang, karena
berkembangnya karier berarti peningkatan, baik peningkatan tanggung
jawab, wawasan yang semakin luas, maupun peningkatan penghasilan. Nah,
agar karier Anda bisa berkembang, simak beberapa tips penting berikut:
1. Rencanakan Jauh-jauh Hari
Karier
kita adalah pekerjaan yang kita geluti sepanjang waktu di suatu bidang.
Jadi, memang harus betul-betul dipikirkan, bahkan hingga beberapa tahun
mendatang. Juga, tak hanya terfokus pada pekerjaan yang sekarang. Anda
sebaiknya memikirkan pekerjaan atau posisi Anda lima tahun mendatang,
misalnya, agar bisa memiliki gambaran yang jelas, di mana kira-kira
posisi karier Anda di tahun yang akan datang.
Oleh
karena itu, waktu adalah hal yang sangat berharga dan merupakan aset.
Pergunakan waktu sebaik mungkin untuk merencanakan karier Anda. Jika
tidak, bisa-bisa Anda menyesal di kemudian hari karena karier ternyata
tak berkembang atau bahkan mentok. Banyak orang yang memulai bekerja
tanpa memperhitungkan kariernya di kemudian hari. Yang terjadi, mereka
tak mengalami perkembangan berarti meskiun telah berkarier sekian lama.
Perusahaan
berskala besar biasanya menyediakan kesempatan untuk pelatihan
(training), menyusun sistem pengakatan, serta ada pula yang memberikan
bantuan untuk pengembangan karier bagi karyawannya. Akan tetapi, itu
semua tentu tergantung kepada Anda sebagai karyawan, apakah ingin maju
atau sebaliknya. Anda-lah yang berperan aktif dalam menentukan
pekerjaan, pelatihan dan pengembangan karier Anda. Anda-lah yang
mengambil prakarsa dan langkah untuk merencanakan karier Anda sendiri.
Menentukan
dan memperhitungkan karier memang tidak mudah, tetapi itu lebih baik
dari pada hanya menunggu keberuntungan atau nasib saja. Jadi,
bijaksanalah dalam merencanakan karier begitu Anda mendapat kesempatan.
Kalau perlu, tentukan target, meski itu bukan berarti Anda harus
ambisius mengejarnya. Ketahui lebih dulu posisi dan potensi Anda, baru
kemudian Anda bersiap memanfaatkan peluang-peluang penting yang ada
tersebut.
2. Tingkatkan Wawasan
Wawasan
berhubungan dengan kinerja dan kreativitas. Oleh karena itu, wawasan
sangat penting dalam karier. Apalagi jika bidang karier Anda berkaitan
erat dengan perkembangan dunia. Misalnya, di bidang komputer atau
bisnis. Tentu, Anda dituntut untuk selalu mengikuti perkembangannya.
Dan wawasan-lah yang akan membantu Anda menyelaraskan diri dengan
kemajuan dunia tersebut. Salah satu cara terbaik untuk menguasai bidang
Anda adalah dengan membaca buku atau artikel-artikel tentang bidang
tersebut. Meski Anda tak pernah absen melihat teve, membaca
koran/majalah, atau surfing di internet, membaca buku dan artikel juga
dapat menambah wawasan dan bisa menjadi langkah awal menjadi karyawan
profesional dan bertanggung jawab.
Tentu,
tak hanya bidang Anda yang harus Anda perkaya. Mempelajari dan menambah
pengetahuan di bidang lain pun sama pentingnya. Siapa tahu, suatu
ketika kita dipercaya pindah ke bagian yang lain, bukan? Selain lewat
media cetak/elektronik, internet dan membaca, Anda juga bisa memperkaya
wawasan lewat pergaulan. Karena itu, jangan ragu untuk membuka kontak
dengan siapa saja dan dari bidang apa saja, karena itu akan memperkaya
wawasan. Tentu, ini akan menjadi kredit tersendiri yang bisa
mendongkrak karier Anda.
3. Miliki Komitmen
Komitmen
adalah kesanggupan untuk bertanggung jawab terhadap hal-hal yang
dipercayakan kepada kita. Dalam hal karier, Anda harus betul-betul
melaksanakan tugas seperti yang diharapkan, bahkan kalau bisa melebihi
target. Komitmen sangat penting, karena lewat komitmen-lah kinerja
seseorang bisa diukur, apakah memang bekerja sesuai tuntutan atau
sebaliknya, tak memenuhi tuntutan. Komitmen juga akan membantu orang
untuk mengenali siapa diri kita sebenarnya. Jika kita betul-betul
memiliki komitmen untuk mengemban tugas yang dipercayakan kepada kita,
maka bukan hal sulit bagi seorang atasan untuk memberi kepercayaan
lebih kepada kita.