Hidup dalam Kelemah Lembutan
HIDUP DALAM KELEMAHLEMBUTAN "Berbahagialah orang lemah lembut kare mereka akan memiliki bumi." Matius 5:5 Ditengah-tengah kehidupan manusia yang penuh dengan kekejaman, kesadisan, kekasaran, kekerasan, penyiksaan, ketersinggungan dan penuh emosional, maka TUHAN mengingatkan kepada kita akan prinsip hidup dari Kerajaan Surga tentang Kelemahlembutan, yang akan memiliki berkat-berkat bumi. Kelemahlembutan menjadi sesuatu yang sulit dijumpai karena kerasnya kehidupan dan banyaknya pergumulan yang menjadikan manusia kurang sabar, kurang tenang dalam jiwanya. YESUS sendiri memberitahukan dan menunjukkan bahwa diri-Nya adalah seorang yang lemah lembut (Matius 11:29 "Aku lemah lembuh …."). Dalam situasi yang terjadi dewasa ini, anak TUHAN dituntut untuk lemah lembut. Apakah saudara sudah lemah lembut ? Ada 3 ciri orang yang lemah lembut hatinya. Orang yang lemah lembut adalah orang yang memiliki pribadi :
1. Pribadi yang rela untuk dilukai atau diperlakukan dengan tidak adil. Dalam 1 Korintus 6:7, Paulus menyinggung tentang orang-orang yang mengalami perlakuan tidak adil. Memang kalau hal ini terjadi akan menyakitkan : merasa nggak enak, tertekan. Dimanapun kita berada, ketidakadilan dapat menimpa kita. Lihat TUHAN YESUS - yang banyak mengalami peristiwa ketidakadilan - YESUS dijual, YESUS ditangkap, YESUS dipermalukan, YESUS dianiaya, YESUS dicemooh, YESUS dicambuk, diperlakukan dengan tidak adil oleh kelompok yang yang memusuhinya yaitu orang Farisi, Yahudi dan orang Romawi. Meskipun demikian, YESUS tetap lemah lembut maka (Lukas 23:34 "Ya, BAPA ampunilah mereka&.karena mereka tidak tahu yang mereka perbuat…"). Dalam hidup kita ada banyak peristiwa yang sepertinya tidak adil menurut kita, tetapi hati yang lemah lembut menjadikan kita rela untuk dilukai, tidak mendendam, tidak kepahitan, tidak dengki atau benci.
2. Pribadi yang terbuka terhadap tegoran TUHAN. Firman TUHAN dalam Yakobus 1:21 berkata "……terimalah Firman dengan lemah lembut&.yang berkuasa menyelamatkan jiwa ..". Orang yang lemah lembut menerima kebenaran sebagai kebenaran, tidak berdalih, tidak menyalahkan orang, tetapi terbuka terhadap tegoran firman. Hati yang lembut bagaikan tanah yang subur, ditaburi benih pasti akan menghasilkan buah. Daud adalah contoh orang yang lemah lembut; dalam 2 Samuel 12:5-10 Daud ditegor oleh Nabi Nathan dalam peristiwa kesalahannya dengan Betsyeiba dan Uria. Respon Daud adalah terbuka dan menerima, lalu sadar dan bertobat. Olehnya TUHAN berkata ini orang yang berkenan dihati-Ku. Hati yang lemah lembut membuat kita terbuka untuk menerima tegoran Firman TUHAN.
3. Pribadi yang mudah dibentuk. Yeremia 18:4-6 "…seperti bejana di tangan Penjunan&demikianlah kita akan dibentuk sesuai dengan Hati Penjunan, Keinginan Penjunan dan Rencana Penjunan serta yang terbaik di Pemandangan Penjunan…". Setiap peristiwa dan kejadian yang menimpa kita, dapat dipakai oleh Si Penjunan untuk membentuk kita agar sesuai dengan rancangannya. Yusuf menyadari pembentukan TUHAN yang telah terjadi dalam perjalanan hidupnya. Dikatakan dalam Kejadian 45:5, "…untuk memelihara kehidupanlah ALLAH menyuruh Yusuf mendahului keluarganya ke Mesir ", sekalipun cara yang dipakai adalah Yusuf dengan dijual dan menjadi budak di tanah Mesir.
Kelemahlembutan merupakan hal terpenting yang menjadikan kita mengerti dan dapat menerima "Pembentukan TUHAN". Peneguhan Hati yang lembut menjadikan kita akan lebih dewasa secara rohani dan menyikapi setiap peristiwa yang TUHAN ijinkan terjadi dalam hidup kita secara dewasa dengan keyakinan bahwa ada sesuatu atau rencana yang terbaik didepan kita yang telah disediakan TUHAN.
Miliki ciri-ciri hati yang lembut, karena engkau akan memiliki bumi. TUHAN memberkati.